Jumat, 28 Juni 2013

Karimun Jawa Jepara

karimun jawa

Karimun jawa : Kecamatan Jepara di bagi 4 desa dan 11 Kelurahan, yaitu: Kecamatan Jepara di bagi 4 desa, yaitu:

  1. Bandengan
  2. Kedungcino
  3. Kuwasen
  4. Wonorejo

Kecamatan Jepara di bagi 12 kelurahan, yaitu:
  1. Bapangan
  2. Bulu
  3. Demaan
  4. Jobokuto
  5. Karangkebagusan
  6. Kauman
  7. Mulyoharjo
  8. Panggang
  9. Pengkol
  10. Potroyudan
  11. Saripan
  12. Ujungbatu

Kabupaten Jepara, adalah salah satu kabupaten di Provinsi Jawa Tengah. Ibukotanya adalah Jepara. Kabupaten ini berbatasan dengan Laut Jawa di barat dan utara, Kabupaten Pati dan Kabupaten Kudus di timur, serta Kabupaten Demak di selatan. Wilayah Kabupaten Jepara juga meliputi Kepulauan Karimun jawa jepara, yang berada di Laut Jawa.

Anda yang cinta pantai maka wajib merasakan jernihnya air laut, langit biru, awan putih, dan hawa segar Karimun jawa.


Semuanya akan menjadi milik anda selama berada di kepulauan yang lokasinya sekitar 45 mil laut atau sekitar 83 kilometer di barat laut kota Jepara, Jawa Tengah. Setelahnya bersiaplah untuk enggan pulang karena kedamaian tempat ini memberi kesan tersendiri dan sulit digantikan tempat lain. Telah banyak wisatawan datang kembali ke pulau yang indah ini karena ketagihan.

Karimun jawa jepara dijuluki perawan jawa.


Sebuah inisial yang merujuk pada perairannya begitu bening sehingga sebuah koin yang jatuh ke dalamnya akan dengan mudah anda temukan karena kejernihannya.

Karimun jawa jepara murah, dalam cerita rakyat setempat terkait legenda nyamplungan dan sosok sunan nyamplung (Syech Amir Hasan) yang merupakan putera sunan muria. Sedari kecil, Amir Hasan hidup dimanja sehingga cenderung nakal saat dewasa. Karena wataknya yang nakal kemudian sunan muria menitipkan putranya kepada sunan kudus dengan harapan menjadi lebih baik.

Amir hasan memang berubah baik tetapi setelah berkumpul kembali dengan keluarganya, perilaku amir hasan kembali seperti semula. Akhirnya sunan muria memerintahkan putranya itu untuk mengamalkan ilmu agama di pulau yang terlihat kremun-kremun (artinya tidak jelas) bila dilihat dari gunung muria. Amir hasan tidak boleh kembali ke Pulau Jawa sebelum tugasnya selesai.

Ia pergi ditemani 2 orang abdi dengan berbekal 2 buah biji nyamplung untuk ditanam di pulau tersebut dan sebuah mustaka masjid (anda dapat menemukannya di kompleks makam Sunan Nyamplungan). Amir Hasan menanam 2 buah biji nyamplung yang kemudian tumbuh menjadi pohon nyamplung. Lokasinya yang sekarang menjadi Dukuh Nyamplung.

Penduduk karimun jawa jepara adalah multietnis meliputi suku Jawa, Bugis Makassar, dan madura.
Masyarakat Jawa tinggal di Dukuh Karimun, Dukuh Legon Lele, Dukuh Nyamplungan, dan Dukuh Mrican. Mata pencaharian utama mereka adalah bertani dan industri rumah tangga membuat batu bata merah dan minyak kelapa. Kami juga menyediakan wisata paket bromo untuk yang mau berwisata ke bromo

Tidak ada komentar:

Posting Komentar